Ketika sebuah hubungan dihadapi cobaan, berfikirlah secara jernih sebelum mengambil tindakan. Fikirkan baik dan buruknya, karena setiap tindakan yang kita ambil ada resiko dibaliknya. Aku sendiri sudah melalui semua hal itu. Lucu rasanya ketika mengingat kelakuan konyol bersamamu, tapi itu dulu. Nyatanya aku memilih pergi dan menjalani hidup ini sendiri. Bagimu mungkin ini adalah hal yang sangat menyakitkan, mematikan, dan meng-anggap aku tidak punya perasaan. Mungkin saat ini kau masih menyimpan rasa sakit itu dalam dalam.
Meninggalkanmu bukan berarti aku tidak sayang, bukan berarti aku tidak sedih. Dan itu juga bukanlah perkara yang mudah bagiku. Percayalah, selepas aku pergi nanti, kau akan mendapatkan hidupmu kembali, meskipun dulu kita pernah saling berjanji. Aku pergi bukan tanpa alasan, justru aku pergi karena sebuah alasan. Dan alasan itu pasti tidak akan masuk akal untukmu saat ini, tapi suatu saat nanti kau pasti akan mengerti, kenapa aku lebih memilih pergi. Dan yang jelas aku selalu mendoakanmu secara diam-diam, karena aku yakin ini adalah yang terbaik dari pada mempertahankan.
Sepeninggalanku, kau akan lebih bahagia daripada bersamaku dulu. Ini bukan perkara gagal move on atau pembenaran terhadap perilaku meninggalkan. Tapi ini adalah salah satu resiko menjalin sebuah hubungan. Tidak semuanya bisa seperti yang kita harapkan, cukuplah ambil hikmah dari suatu kejadian. Dan teruntukmu yang aku tinggalkan, aku siap menjadi tamumu dipelaminan :).

