Komitmen itu nggak harus diikat dengan status, karena status belum tentu ujungnya mulus

by - 08.52

Hi good people, jangan lupa sarapan, jangan lupa makan dan juga menabung buat masa depan. Gue nulis dari sudut pandang gue dan apa yang gue lihat dan rasakan adalah prepektif dari gue. Kalo jomblo mending nggak usah baca, buang2 waktu :D nggak deng, baca aja buat pengetahuan, soalnya dikampus nggak ada pelajaran tentang ini.

2017, lo nggak punya pacar itu pasti sering bats disindir. Ntah itu yang jomblo atau cuma kakak adean atau prenzonan. Padahal ya kan, mereka nggak tau kalo sebenarnya kita ini hidup pada prinsip masing-masing. Contoh gue, gue lagi deket sama anak orang (Yaiyalah masa anakonda) gue jalan bareng makan bareng tidur bareng, maksud gue tidurnya bareng beda kamar, dan kita nyaman.

Tapi, ada aja yang bilang gue nggak kasih kepastian, gantung anak orang, ya masih banyak lagi. Tapi tetep aja gue jalan tanpa ada suatu ikatan. Karena pada dasarnya kita ini adalah orang-orang yang akan ditinggalkan atau meninggalkan. Untuk mencegah semua hal itu, kita butuh komitmen bukan status.

Dengan komitmen, lo bisa menjaga suatu hubungan dengan sehat. Bukan berarti yang pacaran bukan nggak sehat ya guys. But please realize, lo pacaran bertahun-tahun, da yang sampe 5 atau bahkan 7 taun (Kalo kredit motor bisa dpt 2) udah banyak yang lo korbanin, dan tiba2 kalian break. Sia-sia nggak? Hancur, rapuh lagi, nangis lagi.

Apalagi nih, sekarang banyak pacaran yang udah diluar batas wajar, yogs.

Mending nih, lu buat komitmen sama pasangan lo, buat komitmen masing-masing. Tapi jangan mentang-mentang nggak ada status lo serong kanan kiri, intinya saling menjaga. Kalo belum jodoh anggap aja belum rezekinya.

jika keduanya bisa menjaga komitmen ini, tentunya tidak ada yang dirugikan dan tentu tidak ada yang sakit hati. Asal masing-masing mengerti dan tahu bagaimana menjaga nya.





You May Also Like

0 komentar